
Lambang Institut sebagaimana tercantum dalam ayat (1) diatas terdiri dari unsur-unsur yang memiliki pengertian sebagai berikut:
a. Bentuk dasar segi lima (pentagon) melambangkan rukun islam yang lima, rukun iman yang enam ditunjukkan melalui jumlah sudut sisi yang dikaitkan dengan kesempurnaan ajaran, dan Pancasila sebagai dasar negara. Ini menunjukkan komitmen institusi terhadap nilai-nilai keislaman dan kebangsaan. Selain itu, bentuk geometris yang simetris dan kokoh memberikan alasan stabilitas, integritas dan kelengkapan. Ini mempresentasikan landasan yang kuat dalam ajaran agama dan ideologi negara;
b. Warna dominan Hijau identik dengan Islam. Secara simbolis, hijau melambangkan kesuburan, pertumbuhan, kedamaian, harapan, keberkahan dan kemakmuran. Dalam konteks NU, hijau menjadi warna kebesaran organisasi. Penggunaan warna hijau menegaskan identitas IAINU sebagai institusi Pendidikan tinggi Islam. Warna ini juga mengisyaratkan visi untuk menghasilkan lulusan yang berkembang, berkontribusi positif, dan membawa kedamaian serta kemakmuran bagi Masyarakat;
c. Bola Dunia (Globus) melambangkan wawasan global, ajaran Islam (Islam Rahmatan lil’alamin) dan jangkauan dakwah yang tidak terbatas oleh batas-batas geografis. Penempatan globus di Tengah menunjukkan bahwa IAINU memiliki orientasi Pendidikan yang luas, tidak hanya terikat pada konteks local, tetapi juga mempersiapkan mahasiswa untuk menghadapi tantangan dan berkontribusi di kancah global. Ini juga mencerminkan pentingnya ilmu pengetahuan yang komprehensif, baik ilmu agama maupun umum;
d. Bintang Besar di Atas Bola Dunia melambangkan Ketuhanan Yang Maha Esa (sila pertama Pancasila), keagungan, kemuliaan dan tujuan tertinggi yang ingin dicapai. Dalam konteks NU, Bintang ini juga merujuk pada nilai-nilai luhur idealisme. Kehadiran Bintang ini menggarisbawahi bahwa seluruh aktivitas akademik dan non-akademik di IAINU berlandaskan pada tauhid dan pencarian Ridha Allah SWT, serta bertujuan untuk mencapai standar keunggulan yang tinggi;
e. Empat Bintang kecil di Kiri dan Empat Bintang Kecil di Kanan (Total Delapan Bintang Kecil), penempatan Bintang-bintang kecil ini secara simetris mengidentifikasikan keseimbangan, harmoni dan juga representasi dari pilar-pilar penting dalam pengembangan institusi, baik dari segi program studi, niali-nilai maupun arah pengabdian.
f. Tali Tersimpul di Bawah Bola Dunia, keberadaan simpul ini menekankan pentingnya kolaborasi, sinergi, dan semangat kebersamaan di antara seluruh civitas akademika IANU (Dosen, Mahasiswa, Karyawan). Ini juga menunjukkan komitmen untuk menjalin hubungan baik dengan Masyarakat dan berbagai pihak demi kemajuan institusi dan umat;
g. Tulisan “INSTITUT AGAMA ISLAM NAHDLATUL ULAMA” (Melengkung mengikuti Bentuk Pentagon), secara eksplisit menyatakan identitasnya sebagai Perguruan Tinggi Keagamaan Islam dan afilisainya dengan organisasi keagamaan terbesar Indonesia Nahdlatul Ulama. Penulisan nama secara melingkarn menegaskan bahwa institusi berada dalam lindungan dan bimbingan nilai-nilai NU. Ini juga menunjukkan komitmen untuk menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi (Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat) dalam koridor ajaran Islam Ahlussunnah wal Jama’ah yang menjadi pedoman NU;
h. Tulisan “IAINU” merupakan akronim atau singkatan resmi dari “Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama” berfungsi sebagai identitas singkat dan juga menunjukkan branding isntitusi yang kuaut dan kemudahan identifikasi di mata public dan komunitas akademik;
i. Tulisan “SUMSEL” merupakan singkatan dari “Sumatera Selatan”, menunjukkan Lokasi geografis atau wialayah cakupan utama institusi. Selain itu, menegaskan peran IAINU sebagai pusat Pendidikan Islam yang berdedikasi untuk mengembangkan sumber daya manusia dan memberikan kontribusi nyata di wilayah Sumatera Selatan, sekaligus menunjukkan identitas local dan regionalnya.